Masyarakat Antusias Gunakan HiCELL, Mampu Hemat Biaya Listrik Bulanan Hingga 35 Persen

Masyarakat Antusias Gunakan HiCELL, Mampu Hemat Biaya Listrik Bulanan Hingga 35 Persen

JAKARTA – PT Simed Prakarsa Indonesia menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan brand HiCELL.

Sistem kerja PLTS HiCELL, yaitu menghasilkan listrik dari energi matahari dan terbukti mampu menghemat biaya listrik bulanan antara 30-35 persen.

Untuk menangkap sinar matahari, produk dipasang di atas atap rumah atau bangunan dengan ukuran bervariasi.

Baca Juga: Bukan Karena Kualitas Lawan Lebih Ringan, Hendra/Ahsan Beberkan Alasan Bisa Menang Lawan Popov Bersaudara

Direktur PT Simed Prakarsa Indonesia Dewi Rulan mengatakan, pihaknya tak pernah lelah untuk mengedukasi masyarakat terkait penggunaan PLTS yang benar-benar bisa mengurangi tagihan listrik.

Usaha yang dilakukan Dewi Rulan dan jajarannya membuahkan hasil, terutama dua tahun terakhir saat pandemi, ditambah dukungan dari pemerintah untuk menggunakan produk energi terbarukan.

Menurut Dewi Rulan, sumber energi utama yang digunakan saat ini terutama listrik sumbernya adalah bahan bakar fosil yang makin langka. Jika barang makin langka, otomatis harga listrik juga naik.

Baca Juga: Ada Juga Lho, Konten Kreator Yang Menghibur dan Mendidik

“Kita semua tahu ya sumber energi utama yang kita gunakan saat ini terutama listrik sumbernya adalah bahan bakar fosil yang makin langka. Jika barang makin langka otomatis harga listrik juga naik. Kalau dibilang jualan ya kurang cocok ya mungkin lebih tepatnya investasi dan investasi solar panel adalah investasi terbaik saat ini karena sumber energinya terbarukan dan tidak bisa habis,”

kata Dewi Rulan dalam paparannya tentang PLTS HiCELL Solar Cell System pada pameran IndobuildTech, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu, 17 November 2021.

Oleh karena itu, HiCELL siap meramaikan industri panel listrik tenaga surya di Indonesia. Produk ini juga diyakini bisa diterima masyarakat karena memiliki banyak keunggulan.

Sistem yang ditawarkan HiCELL ada tiga, yaitu Ongrid, Offgrid dan Hybrid. Technical Manager PT Simed Prakarsa Indonesia Sulaeman Jajuli menjelaskan, penggunaan sistem PLTS Ongrid adalah untuk penghematan tagihan biaya listrik.

Baca Juga: Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas, Dunia Kejantanan Edwin dan Eka Kurniawan

Sedangkan untuk Offgrid atau Hybrid adalah sebagai cadangan sumber daya listrik apabila Perusahaan Listrik Negara (PLN) tidak ada, padam atau tidak stabil dimana ada tambahan komponen utama yaitu baterai.

“Panel yang dimiliki oleh HiCELL adalah panel jenis Half Cell Monocrystalline dan Polycrystalline. Garansi produk untuk panel HiCELL adalah 10 tahun,” kata Sulaeman.

Menurut Dewi Rulan, pihaknya optimistis dengan produk yamg diluncurkannya tersebut.

Optimisme itu bukan tanpa alasan, karena situasi pandemi mengharuskan banyak orang melakukan pekerjaan dari rumah (work from home) serta meningkatnya penggunaan listrik di beberapa segmen bangunan komersial seperti rumah sakit.

Baca Juga: Dalam Kondisi Masih Cedera, Jonatan Christie Susah Payah Kalahkan Wakil Thailand

Hal ini dilihat sebagai peluang untuk meningkatkan penjualan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sangat membantu konsumen Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk mengurangi tagihan listriknya.

Prinsip penghematan dari PLTS adalah mengurangi penggunaan listrik dari PLN pada siang hari. PLTS menghasilkan kelebihan listrik di siang hari maka kelebihan tersebut akan diekspor ke jaringan PLN dan digunakan untuk mengurangi tagihan listrik di bulan berikutnya.

Simed Prakarsa Indonesia mencatat lebih dari 350.000 watt atau 350 kW PLTS terjual di tahun 2021. Dengan meluncurkan produk terbaru yaitu Modul Surya Half-Cell Monocrystalline 410 WP yang memiliki efisiensi hingga 20,3 persen. Desain yang lebih estetik diharapkan penjualan PLTS akan naik di 2022.

“Untuk jangka panjang kita bukan hanya balik modal tapi juga untung karena solar panel bisa bekerja hingga 25 tahun atau lebih, sementara BEP (Break Even Point) dari investasi solar panel sekitar 7-8 tahun,” kata Dewi Rulan.

Solar Cell System atau PLTS bukan hanya menyasar segmen residensial seperti rumah sakit tetapi juga segmen bangunan komersial seperti sekolah dan perusahaan.

Untuk segmen residensial HiCELL menyediakan paket 1.000 watt hingga 10.000 watt. Sedangkan untuk segmen bangunan komersial bisa menyesuaikan kebutuhan seperti 150.000 watt atau di atasnya (custom).

Link Berita : https://jakarta.suaramerdeka.com/ekonomi/pr-1341722051/masyarakat-antusias-gunakan-hicell-mampu-hemat-biaya-listrik-bulanan-hingga-35-persen

Leave a Comment

Your email address will not be published.